Menara Ingatan

Sudah hampir sepekan sejak berdirinya menara ingatan. Tak jauh dari halaman rumah Sun. Sun masih ingat betul setiap detilnya, bagaimana menara itu diresmikan.Tuan Presiden datang ditemani tuan-tuan yang senyumnya lebih berkilau ketimbang nyala lampu puncak di menara ingatan malam ini. Pasukan-pasukan pengamanan presiden menenteng senjata dengan tuksedo hitam rapi. Rasanya, James Bond ada banyak. Semua pejabat-pejabat daerah, provinsi, hingga kabupaten hadir berderet di kursi-kursi terdepan. Tak lupa beberapa orang-orang yang dianggap penting.Manusia demi manusia riuh berkerumun berebut melihat, dan Sun paham betul andaikata tanpa bapaknya, dia mungkin hanya dirundung gumpalan kasak-kusuk berdebu dan tenggelam dalam desakan.“Naik di pundak. Cepat!”...

Baca lebih lajut