Kau telah mengantarkanku pada musim hujan
deru angin yang bersorak-sorai kian kesana-kemari
gemuruh badai menggeliat mengoyak-koyak
terseok tak tersisa
melumatkan semua
menyisakan aliran sungai
mengantarkan pada laut

Dan kau telah membasuhku
atas segala dahaga kering
kemarau panjang pada malam bulan pelabuhan
semilir wangi purnama
menerawangkan cahayanya

Hening yang menyisakan sunyi
sepi samadi dini hari
kini, hanya kau dan aku
basuh membasuh
terbasuh
kembali
terbangun

(MA)