//MOVING/FORWARD//
Mengambil inspirasi dari situs dan ritus sungai Opak, Pondok Budaya Pesantren Kaliopak berdiri sejak tahun 2004 di desa Klenggotan, Jalan Wonosari Km 11, Bantul, Yogyakarta.

Diasuh Kiai Muhammad Jadul Maula, Pondok Kaliopak bergerak pada agenda-agenda keagamaan, kesenian, intelektual, dan budaya.

Berbagai program dan kegiatan di dalamnya lahir sebagai wujud usaha kami dalam menyemai nila-nilai luhur pesantren dan gagasan kebangsaan. Pula proses kami belajar mengejawantah kerja-kerja inteletual, kesenian dan kebudayaan dalam menghadapi semangat dan dinamisnya zaman di tengah kehidupan masyarakat.

Nuansa tradisi dan kreatif tengah pedesaan menjadi suasana khas Pondok Budaya Pesantren Kaliopak.

Didesign dan didukung arsitektur kekinian, jaringan komunitas, dan ekosistem para muda-mudi interdisipliner, Pondok Budaya Pesantren Kaliopak kiranya menjadi ruang yang secara aktif turut mewarnai dunia pesantren, intelektual, dan kesenian Yogyakarta.

//LINIMASA//
“500 Tahun Sunan Kalijaga” (2011)
“Milenium Kalijaga” (2013)
“Sholawat Jawi ft Bethoven” (2015)
Merupakan tiga agenda besar sekaligus titik tolak kami atas agenda atau program berikutnya dalam mengejawantah pengetahuan, pesantren, seni, dan kebudayaan Nusantara.

Peringatan “Khaul Gusdur” setiap akhir tahun, residensi “Ngaji Pososnan” setiap bulan Ramadhan, serta diskusi “Ngaji Dewa Ruci” tiap selasa malam, “Apresiasi Senja” tiap senin dan kamis sore, dengan kurang lebih puluhan tema dan karya telah lahir atasnya, menjadi proses berkarya, ruang belajar, dan tempaan pendewasaan Pondok Budaya Pesantren Kaliopak.

Tak sedikit pula instansi, organisasi, komunitas, santri, seniman, akademisi, budayawan, telah berjejaring dengan aktif, kreatif, dan kolaboratif menghidupi, mendukung, dan mewarnai tradisi dan ekosistem kreatif Pondok Budaya Pesantren Kaliopak dalam usahanya menelusuri napak tilas ajaran Sunan Kalijaga, mengelola pesantren sebagaimna laboratorium keagamaan dan kebudayaan.

Tak henti-hentinya pula kami haturkan terimakasih atas semua phak maupun person yang telah terlibat dan terus mendukung kami.

Lewat kematangan ide, kedewasaan berproses, senantiasa mengasah kepekaan dan kreativitas, tak henti pula kami berupaya menjaga amanah, harapan, dan semangat dalam mengolah, menyemai, dan merawat gagasan serta nilai-nilai luhur kebangsaan dan kebudayaan.

Untuk terus menyerap sekaligus berkontribusi pada dinamika zaman. Tumbuh dan berkembang, berdialog dan bijak menyikapi perubahan dan tantangan zaman. Dengan senantiasa tak lupa melandaskannya pada khazanah kearifan dan tradisi keIndonesiaan.

Sehingga harapan akan ekosistem pengetahuan yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif kiranya tak menjadi anomali atau utopia belaka.

regards/
“Anglaras ilining banyu, Angèli ananging ora kèli”

/AGENDA & PROGRAM/

  • Diskusi “Ngaji Dewa Ruci” (Selasa malam 19.00-23.00)
    Ruang belajar bersama dalam mendialogkan khasanah humaniora tradisi dan kontemporer.
  • Diba’ Poetica (Jum’at malam 19.00-23.00)
    Pembacaan Mauliddibaiyah sebagai medium semai rasa kasih dan cinta pada junjungan besar Kanjeng Nabi Muhammad S.A.W. Dilaksanakan setiap Jum’at malam.
  • Sholawat Jawi Emprak (Minggu malam 20.00-23.00)
    Gladen atau latihan rutin pembacaan sholawat Jawi Emprak, langgam sholawat dan tarian Jawi oleh warga sekitar Pondok Budaya Pesanren Kaliopak.
  • Gending Tolak Gendeng (agenda tiap bulan Maulud)
    Diselenggarakan tiap tanggal 12 Rabiu’ul Awal/Maulud, yang diisi sarasehan budaya, workshop, dan pertunjukan kesenian dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
  • Haul Gus Dur (agenda tiap akhir tahun)
    Dilaksanakan pada bulan Desember bertepatan dengan Haul KH. Abdurrahmanan Wahid (Gus Dur). Disemarakkan dengan sarasehan budaya, workshop, dan pertunjukan kesenian.
  • Malem Selikuran (agenda tengah bulan Ramadhan)
    Peringatan Nuzulul Qur’an dan penutupan program residensi “Ngaji Pososnan”. Muqadaman/ khotmil-Quran, presentasi karya peserta program dan sarasehan budaya, menjadi rangkaian acara di dalamnya.
  • Klub Studi & Workshop (Eventual)
    Ruang belajar berbasis jejaring komunitas. Dirancang sebagai program praksis kreatif dengan tema, output, dan produk yang secara khusus dikembangkan berdasar minat peserta.
  • Pustaka Kaliopak
    Penerbitan yang berfokus pada karya-karya literasi bertema khazanah tradisi, lokalitas, dan Keislaman.
  • Galeri & Workspace
    Ruang gelar dan fasilitasi karya ataupun kegiatan komunitas. Ditunjang ruangan yang luas dan nyaman, serta lingkungan yang asri .

/DIREKSI/

CEO & BOD :

Kyai M. Jadul Maula
Hasan Basri Marwah
Faisal Kamandobat
Irfan Zaki Ibrahim

Chief Operating Officer (COO) :

Awaluddin GD Muallif
Lutfi Firdaus
Misbachul Munir

Chief Technical Officer (CTO) :

Eka Y Saputra
‘Ainatu Masrurin

Chief Finance Officer (CFO) :

Dwi Istanto
Athif Titah Amithuhu
Luqman Hakim
Abdul Rohim

Chief Human Officer (CHO) :

Mathori Brilyan
Akrom Maftuh
Danu Anggada
Abdul Rohman
Adhi Pandoyo
Muhammad Ridho

 

/PARTNERS/

Antropologi Universitas Indonesia
Kerjasama ini dilaksanakan di tahun 2011-2013, melibatkan beberapa mahasisiwa antropologi UI untuk melaksanakan riset kebudayaan Jawa, dan membuat kegiatan bersama wayangan 11 hari 11 malam, lakon-lakon Kanjeng Sunan Kalijaga

LESBUMI PWNU DIY
Mengadakan pameran Seni Rupa Kembulan II di Pondok Kaliopak dengan Tema nguwongke. Acara ini dilaksanakan pada tahun 2019 melibatkan banyak seniman-seniman Lesbumi, baik lokal maupun nasional.

IlKom Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Kerjasama ini dalam rangka membuat film dokumenter Sholawat Jawi Emprak. Berproses selama kuranglebih satu semester film dokumenter ditujukkan selain sebagai tugas juga wujud perhatian terhadap seni tradisi masyarakat.